1) Apa
yang dimaksud animasi stop motion?
Stop Motion terdiri dari dua kata yaitu STOP yang berarti berhenti dan MOTION yang berarti gerakan / bergerak.
Teknik ini menggunakan prinsip frame to frame seperti animasi
2 dimensi. Pengerjaannya sama dengan animasi pada umumnya yaitu
mengatur frame per frame gambar. Namun yang membedakan disini adalah cara
menghidupkannya / animatenya. Jadi dapat disimpulkan Stop Motion Animation adalah Tehnik membuat animasi / Film /
movie yang dibuat seolah - olah potongan-potongan gambar menjadi saling
berhubungan satu sama lain nya sehingga membentuk suatu Gerakan bahkan Cerita.
2) Mengapa
disebut animasi stop motion?
Karena sesuai dengan
pengertiannya yaitu, STOP yang berarti berhenti dan MOTION yang berarti gerakan / bergerak jadi disebut stop motion karena merupakan proses
menghidupkan sesuatu yang statik dengan cara animasi yang dibentuk itu dari
gerakan-gerakan yang terhenti.
3) Bagaimana
animasi stop motion diciptakan?
Dari pembuatan stop motion dari bahan malam kami
menyimpulkan bahwa komponen yang mempengaruhi terciptanya animasi stop motion
yang bagus adalah membuat
skenario atau skrip terlebih dulu, merancang dasar konsep karakter boneka dan
layout setting yang dibutuhkan agar sesuai dengan tema yang diinginkan.
keahlian dalam membuat model karakter juga layout setting, keahlian dalam
editing dan menguasai penggunaan kamera juga software pendukung dalam pembuatan
video klip animasi stop motion.
4) Kapan
animasi stop motion mulai ada?
Animasi stop motion memiliki sejarah
panjang dalam film. Objek yang dipakai pun masih sederhana, berupa boneka yang
bisa digerakkan dengan tali dan tangan, atau kalau di Indonesia terkenal dengan
wayang. Gambar yang berurutan, ataupun tanah liat yang mudah diubah bentuknya,
seringkali dipakai juga sebagai objek dalam pembuatan animasi ini.
Awalnya teknik ini digunakan oleh Albert E Smith dan J Stuart Blackton untuk pertunjukan The Humpty Dumpty Circus pada tahun 1898. Ketika animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika, J. Stuart Blackton adalah orang pertama kali yang mengenalkan teknik ini dalam filmnya berjudul : Fun in a Bakery Shop yang menggunakan clay. Film ini kemungkinan merupakan film animasi stop motion yang pertama kali muncul pada tahun 1902. Karena di sisi lain, di tahun yang sama di Eropa, seorang pionir efek spesial bernama George Melies, seorang sineas asal Perancis ternyata juga menciptakan film animasi dengan teknik yang sama, hanya saja film tersebut kurang diekspos. Film yang berjudul A Trip to the Moon ini berjalan 14 menit jika diproyeksikan pada 16 frame per detik, yang merupakan standar frame rate pada saat film dibuat.
Selanjutnya pada tahun 1906, Stuart Blackton kembali membuat film animasi pendek dengan judulHumourous Phases of Funny Faces, yang dibuat dengan menggunakan media papan tulis dan kapur tulis. Menggambarkan ekspresi wajah seorang tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera, kemudian dihapus untuk menggambarkan ekspresi selanjutnya. Pada saat itu, teknik stop motion semakin banyak disenangi oleh animator Amerika. Lalu teknik tersebut semakin berkembang hingga pada tahun 1925, Willis OBrien mencoba membuat film tentang dinosaurus yang terbuat dari clay (plastisin/tanah liat) dengan judul The Lost World dan disusul dengan karya klasiknya berjudul King Kongpada tahun 1933. Sejak itu, stop motion animation semakin dikenal dengan sebutan claymation. Kini semakin banyak aja karya claymation yang sukses di pasaran, seperti Wallace and Gromit (1989),Chicken Run (2000) oleh Aardman Animations, studio animasi spesialisasi stop motion yang didirikanPeter Lord dan David Sproxton tahun 1972. Film The Nightmare before Christmas (1993) oleh Tim Burton dan yang paling gres Corpse Bride (2005).
Awalnya teknik ini digunakan oleh Albert E Smith dan J Stuart Blackton untuk pertunjukan The Humpty Dumpty Circus pada tahun 1898. Ketika animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika, J. Stuart Blackton adalah orang pertama kali yang mengenalkan teknik ini dalam filmnya berjudul : Fun in a Bakery Shop yang menggunakan clay. Film ini kemungkinan merupakan film animasi stop motion yang pertama kali muncul pada tahun 1902. Karena di sisi lain, di tahun yang sama di Eropa, seorang pionir efek spesial bernama George Melies, seorang sineas asal Perancis ternyata juga menciptakan film animasi dengan teknik yang sama, hanya saja film tersebut kurang diekspos. Film yang berjudul A Trip to the Moon ini berjalan 14 menit jika diproyeksikan pada 16 frame per detik, yang merupakan standar frame rate pada saat film dibuat.
Selanjutnya pada tahun 1906, Stuart Blackton kembali membuat film animasi pendek dengan judulHumourous Phases of Funny Faces, yang dibuat dengan menggunakan media papan tulis dan kapur tulis. Menggambarkan ekspresi wajah seorang tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera, kemudian dihapus untuk menggambarkan ekspresi selanjutnya. Pada saat itu, teknik stop motion semakin banyak disenangi oleh animator Amerika. Lalu teknik tersebut semakin berkembang hingga pada tahun 1925, Willis OBrien mencoba membuat film tentang dinosaurus yang terbuat dari clay (plastisin/tanah liat) dengan judul The Lost World dan disusul dengan karya klasiknya berjudul King Kongpada tahun 1933. Sejak itu, stop motion animation semakin dikenal dengan sebutan claymation. Kini semakin banyak aja karya claymation yang sukses di pasaran, seperti Wallace and Gromit (1989),Chicken Run (2000) oleh Aardman Animations, studio animasi spesialisasi stop motion yang didirikanPeter Lord dan David Sproxton tahun 1972. Film The Nightmare before Christmas (1993) oleh Tim Burton dan yang paling gres Corpse Bride (2005).
5) Bagaimana
cara kerja animasi stop motion?
Cara kerja stop
motion yaitu mengharuskan animator mengubah adegan atau posisi atau
tampilan secara fisik, dengan memfoto satu per satu frame,
mengubah adegan atau posisi atau tampilan lagi dan memfoto satu
frame lagi, dan seterusnya.
6) Apa
yang dimaksud dengan frame?
satuan terkecil dalam video. pada program flash, frame
diumpamakan seperti kertas hvs yang telah digambar, dan contoh apabila framenya
kita perpanjang sebanyak 5 frame, maka diumpamakan seperti 5 kertas hvs dengan
gambar yang sama.apabila kita merubah gambar salah satu frame, maka frame yang
lain akan mengikuti perubahan gambar tersebut. karena frame tidak dapat berdiri
sendiri.
7) Bagimana
penggunaan frame dalam membuat animasi stop motion?
Komponen yang harus
ada dalam animasi stop motion adalah Frame. Frame merupakan satuan terkecil
dalam video.
Dapat diumpamakan seperti kertas hvs yang didalamnya digambar 1 adegan atau 1
tampilan. Contoh dalam satu animasi terdadapat 3 frame berarti ada 3 gambar
atau 3 adegan atau 3 tampilan. Penggunaan frame dalam animasi stop motion
sebagai bingkai atau rangka yang berisi benda atau gambar yang diam sehingga
frame satu dengan frame lainnya saling mendukung agar terjadi pergerakan dan
tampak hidup. Dibawah ini merupakan animasi stop motion seorang laki-laki
yang sedang mencangkul dengan jumlah frame sebanyak 24.
8) Apa
saja contoh penggunaan animasi stop motion?
Beberapa Contoh penggunaan animasi
stop motion, antara lain:
-Wallace and Gromit
-Wallace and Gromit
- Chicken Run
- Nightmare Before Christmas
- Corpse Bride
- Shaun the Sheep
The Nightmare Before Christmas
(1993)
Chicken Run (2000)
Shaun the Sheep (2007 - 2010)
9) Apa
bentuk perkembangan dari animasi stop motion?
Dalam
perkembangannya, stop motion animation sering disebut juga claymation, karena
animasi ini sering menggunakan clay (plastisin/tanah liat) sebagai objek yang
digerakkan. Berdasarkan teknik penggarapannya, selain limited animation, dan
teknik yang paling baru adalah CGI atau Computer Generated Imagery, penggarapan
animasi dengan teknik stop motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat
sederhana sekali. Tidak diperlukan satu keahlian khusus dalam membuatnya, yang
paling dibutuhkan dalam pengerjaannya teliti dan telaten. Animasi ini bukan
animasi yang bisa dibuat dalam waktu singkat. Namun, semua orang bisa
mencobanya. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah kamera foto atau kamera video
tipe apa pun, tripod atau apapun yang dapat menyanga kamera tepat pada
tempatnya, dan yang paling penting adalah objeknya. Cukup dengan menggunakan
tangan sendiri, kita pindahkan posisi objek berupa boneka, model, atau gambar
secara perlahan-lahan. Dan setiap pergerakan itu direkam dengan kamera foto
ataupun kamera video. Ketika hasil rekaman itu kita susun berurutan, maka yang
tercipta adalah kesan seolah-olah objek bergerak dan hidup.
10) Bagaimana
perkembangan teknologi untuk mendukung animasi stop motion?
Sejak diperkenalkannya teknik baru, CGI
atau Computer Generated Imagery di dunia animasi, tak lantas membuat stop
motion dijauhi dari peminatnya. Malahan stop motion kini, semakin berjaya
dengan kemudahan teknologi digital dan CGI. Film Corpse Bride yang digarap oleh
Tim Burton misalnya. Film inilah yang pertama kali menggunakan teknologi full
digital, peralatan yang dipakai kamera digital SLR still photography untuk
merekam adegannya, dan untuk mengedit gambarnya menggunakan Apple’s Final Cut
Pro. Dulu, teknik stop motion paling dijauhi oleh animator dunia. Alasannya
udah lama, mahal pula. Coba bayangkan, untuk menciptakan animasi selama satu
dektik saja, kita membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar diam. Bagaimana
jika film animasi itu berdurasi satu jam bahkan lebih, bisa kebayangkan
ribetnya minta ampun. Yah, ini semua dikarenakan masih mengandalkan teknologi
analog. Baik proses produksi maupun post produksi seluruhnya menggunakan sistem
analog, film seluloid yang mahal harganya, dan waktu penggarapannya pun jauh
lebih lama daripada penggarapan film biasa. Itu sebabnya, perkembangan film animasi stop motion tidak secepat film
animasi dengan menggunakan teknik lainnya. Baru di tahun 1989, sejak Wallace
and Gromit muncul di layar kaca, stop motion kembali mengepakkan sayapnya di
dunia animasi. Dan dibuktikan kembali oleh Chicken Run di tahun
2000, sampai sekarang. Bahkan, tak sedikit animator independen akhirnya
ikut-ikutan tertarik dengan teknik ini. Buktinya, Mary and Max berhasil mencuri
perhatian, dan menjadi the opening night pada festival Sundannce Film tahun
2009.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar